Batas Akhir Akreditasi Institusi

Batas Akhir Akreditasi S1 Akuntansi

Batas Akhir Akreditasi S1 Hukum

Berita Terbaru

Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dilaksanakan oleh Universitas Islam Batik Surakarta

Salah satu kegiatan SPMI adalah AMI (Audit Mutu Internal). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memeriksa sejauh mana sistem manajemen mutu di lingkungan Universitas Islam Batik Surakarta sesuai dengan kriteria audit yang telah ditetapkan. AMI merupakan kegiatan yang sistematis, independen, dan terdokumentasi untuk mendapatkan bukti audit (audit evidence) dan melakukan evaluasi. Dalam kegiatan AMI lingkup audit meliputi kebijakan, prosedur atau persyaratan yang dijadikan rujukan. Universitas Islam Batik Surakarta memiliki kepentingan untuk mengukur kinerja institusi, program studi, dan perangkat kinerja pendukungnya. Pada posisi ini audit mutu internal menjadi salah satu instrumen assessment, diagnosis, dan pemetaan persoalan sekaligus pencapaian kinerja dalam satu periode tertentu. Pada konteks lain Audit Mutu Internal bertujuan untuk meningkatkan kinerja institusi dalam pelayanan pendidikan kepada stakeholders. Peyelenggaraan Audit Mutu Internal yang bersifat periodik memberi gambaran perkembangan dan perubahan secara gradual. Kesinambungan Audit Mutu Internal membantu para stakeholders Universitas Islam Batik Surakarta merancang capaian kinerja secara sistematis dan kohesif. Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2023 dilakukan pada 4 Fakultas, 10 Prodi, 8 Unit pada bulan Juni sd  september 2023. Auditor internal yang terlibat dalam kegiatan AMI  terdiri dari 18 orang.

Kegiatan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM)

Secara hierarki RTM dipimpin langsung oleh pimpinan, dan dihadiri oleh seluruh jajaran manajemen. Kegiatan rapat tinjauan manajemen menjadi sangat penting dalam sistem manajemen mutu, karena di dalamnya akan dibahas sejumlah evaluasi dan monitoring yang dilakukan oleh masing-masing lini manajemen Universitas Islam Batik Surakarta. Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Universitas yang diselenggarakan rutin setiap 1 tahun sekali. Untuk tahun 2023 ini dilaksanakan pada hari kamis, 02 November 2023 bertempat di Gedung Sidoluhur Universitas Islam Batik Surakarta. Adapun tema kegiatan adalah “Continuous Quality Improvement. Tema tersebut diangkat untuk menyambut situasi internal dan kondisi eksternal yang mengharuskan perguruan tinggi melakukan Perbaikan yang berkesinambungan berkaitan dengan komitmen terhadap kualitas di mulai dengan pernyataan dedikasi pada misi dan visi bersama, serta pemberdayaan semua partisipan untuk secara inkremental mewujudkan visi tersebut. Peserta yang terlibat pada kegiatan Rapat Tinjauan Manajemen berjumlah 56 orang. Peserta ini terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara Yayasan, Rektor, Wakil Rektor 1,2,3, Kepala Biro, Dekan, Wakil Dekan, ketua program studi, kepala unit/bagian, tim auditor dan seluruh fungsionaris Lembaga Penjaminan Mutu.

UNIBA 2025: Bukti Kematangan SPMI, Fokus Perbaikan Minor Melalui RTM

Pada tanggal 30 Oktober 2025, Universitas Islam Batik Surakarta (UNIBA) secara resmi mengumumkan keberhasilan penyelesaian pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2025. Kegiatan AMI ini telah berlangsung secara intensif selama periode 16 September hingga 30 September 2025, yang menjadikannya sebuah instrumen vital dalam kerangka kerja Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) institusi.

Peran AMI sangat krusial karena ia berfungsi sebagai tahapan Evaluasi kunci dalam siklus Penjaminan Mutu PPEPP UNIBA. Analisis hasil AMI 2025 secara umum memberikan sinyal positif, menunjukkan bahwa UNIBA telah mencapai tingkat kematangan Aplikasi dan Konsolidasi. Kesimpulan ini didasarkan pada temuan audit yang didominasi oleh Temuan Minor (Minor Finding) di antara 15 unit kerja yang diperiksa.

Meskipun temuan minor mengindikasikan bahwa standar mutu dasar telah terpenuhi, UNIBA menyadari pentingnya menindaklanjuti setiap inkonsistensi operasional yang teridentifikasi. Oleh karena itu, UNIBA menekankan bahwa tindakan tindak lanjut yang harus dilakukan adalah tindakan yang cepat dan sistemik. Upaya ini sangat penting untuk mencegah risiko eskalasi temuan minor tersebut menjadi masalah kualitas yang signifikan di masa depan. Lebih dari itu, kecepatan dan keseriusan dalam menanggapi temuan minor ini merupakan kunci utama untuk memastikan kesiapan dan ketangguhan institusi UNIBA dalam menghadapi segala bentuk penilaian mutu eksternal (SPME).